e-Planning

e-Planning

e-Planning atau disebut juga Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah  memfasilitasi Bappeda dan SKPD dalam penyusunan program kerja. Sehingga perencaan pembangunan dapat berjalan secara efektif dan efisien.

e-Planning menjadi alat bantu dalam kegiatan perencanaan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah.

Cakupan e-Planning

  • Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)
  • Rencana Strategis (RENSTRA)
  • Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD)

Arsitektur Aplikasi

Midle Tier atau 2-Tier arsitektur diterapkan dalam pembangunan aplikasi e-planning dengan pertimbangan-pertimbangan akan kelebihan jenis arsitektur aplikasi ini.

Komunikasi langsung terjadi antara client dan server. Tidak ada perantara antara client dan server . Aplikasi ditempatkan pada komputer client dan mesin database dijalankan pada server jarak-jauh. Aplikasi client mengeluarkan permintaan ke database yang mengirimkan kembali data ke client-nya dan 2-tier memiliki database pada komputer (server) yang terpisah dan hal tersebut menyebabkan arsitektur ini dapat meningkatkan kinerja sistem dengan pembebanan kerja terdistribusi.

Dan keunggulan lainnya, karena aplikasi client yang dibangun dalam platform Windows lebih interaktif di sisi user untuk melakukan pekerjaan dan menghasilkan tampilan report yang lebih fleksibel. 

WebUpdate

Kelemahan umumnya arsitektur 2-tier adalah dalam hal pengembangan karena aplikasi tersebar di beragam komputer sehingga menjadi permasalahan tersendiri untuk proses pengembangan aplikasi.

e-Planning dibangun dengan framework yang mudah untuk dilakukan update aplikasi disisi client dengan fitur webupdate yang menjembatani kelemahan arsitektur 2-tier menjadi powerfull dan efisien terhadap kebutuhan pengembangan di sisi user.